IBU SITI ZAR’AH PENDERITA KANKER PAYUDARA

/ January 23, 2019/ 0 comments

Rasanya tiada bosan kita berbicara tentang sabar, karena kesabaran diperlukan dalam segala aspek kehidupan kita. Dan tiang Iman yang melekat kepada rasa optimisme ialah sabar. Tanpa kesabaran maka perasaan manusia akan setiap saat menjadi korban segala persoalan yang menghimpitnya seperti halnya kisah dibawah ini.

Jl. Sejatera, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai. Bapak. Yuhar  pekerjaan sehari-harinya sebagai buruh harian di Malaysia, dengan gaji yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja kurang, apa lagi untuk pengobatan istrinya, sedangkan beliau harus pulang dan pergi ke dumai untuk mengecek kondisi istrinya yang sedang sakit, dirasa tidak bisa lagi untuk bekerja di Malaysia Bapak Yuhar harus tetap tinggal di rumah demi menjaga istrinya yang hanya seorang diri.

Ibu Siti Zar’ah yang berumur 57 tahun ini harus tabah mengalami sakit Kanker Payudara dan sakit komplikasi lainnya beliau harus control rutin setiap bulannya kerumah Sakit disalahsatu Pekanbaru, karena keterbatasan biaya Ibu Siti Zar’ah terkendala berobat, sedangkan tiap harinya kondisi tubuh kian hari kian menurun, melalui Program UMAHAT (Untuk Umat Sehat) BAITUZZAKAH PERTAMINA RU II DUMAI membantu biaya Transpot dan Akomodasi selama berobat ke Pekanbaru.

“Ya Allah Tuhan dari semua manusia, hilangkan segala penyakit, sembuhkanlah, hanya engkau yang dapat meyembuhkannya, tiada kesembuhan kecuali dari pada-Mu, sembuh yang tak dihinggapi lagi”.(HR Ibnu Majah)

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*