ISRA MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1440 H

/ February 7, 2019/ 0 comments

Setiap tanggal 27 Rajab, umat Islam di seluruh dunia memperingati peristiwa penting dalam sejarah Islam yaitu, Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Peristiwa yang menjadi awal diperintahkannya shalat lima waktu sehari semalam bagi umat Islam.

Isra dan Mi’raj adalah dua peristiwa berbeda tapi terjadi dalam satu malam. Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW yang diberangkatkan oleh Allah dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Al Aqsa (Yerusalem). Sedangkan Mi’raj adalah peristiwa dinaikkan Rasulullah SAW ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi.

Di sana Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu. Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer.

Peristiwa agung ini diabadikan Allah SWT dalam Alquran Surat Al Isra ayat 1. Dalam terjemahan bahasa Indonesianya seperti ini, “Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada suatu malam dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa yang Kami berkahi sekelilingnya supaya Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya, Dia adalah Maha Mendengar dan Maha Melihat.”

Mandiri Syariah 7009022688 a.n Yayasan Baituzzakah Pertamina
# Informasi & Konfirmasi :
Call Center : 0765 44 6962
SMS/ WA : 0813-78121700

Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*